PRAKTIKUM 7: UNIX System Call dan Manajemen Memory
POKOK BAHASAN:
- UNIX System Call
- Manajemen Memory
Setelah mempelajari materi dalam bab ini, praktikan diharapkan mampu:
- Menggunakan system call fork, wait dan execl pada Linux.
- Menggunakan perintah-perintah untuk manajemen memory.
1 UNIX SYSTEM CALL
Pada praktikum ini akan dilakukan percobaan menggunakan system call yang berhubungan dengan proses pada system operasi UNIX yang biasa disebut UNIX System Call, yaitu system c fork, execl dan wait. akan dibuat program yang didalamnya terdapat fungsi system call. Untuk menjalankannya pada Linux gunakan g++.
System Call Fork
System call fork adalah suatu system call yang membuat suatu proses baru pada system operasi UNIX. Pada percobaan ini menggunakan mesin Linux dan beberapa program yang berisi system call fork().
Bila suatu program berisi sebuah fungsi fork(), eksekusi dari program menghasilkan eksekusi dua proses. Satu proses dibuat untuk memulai eksekusi program. Bila system call fork() dieksekusi, proses lain dibuat. Proses asal disebut proses parend dan proses kedua disebut proses child. Proses child merupakan duplikat dari proses parent. Kedua proses melanjutkan eksekusi dari titik dimana system call fork() menghasilkan eksekusi pada program utama. Karena UNIX adalah system operasi time sharing, dua proses tersebut dapat mengeksekusi secara konkuren.
Nilai yang dihasilkan oleh fork() disimpan dalam variable bertipe pid_t, yang berupa nilai integer. Karena nilai dari variable ini tidak digunakan, maka hasil fork() dapat diabaikan.
- Untuk kill proses gunakan Ctrl+C.
- Untuk dokumentasi fork() dapat dilihat dengan ketikkan man 2 fork.
- Untuk melihat id dari proses, gunakan system call getpid() Untuk melihat dokumentasi dari getpid(), ketikkan man 2 getpid
- Mempunyai pid yang berbeda
- Pada proses parent , fork() menghasilkan pid dari proses child jika sebuah proses child dibuat.
- Pada proses child, fork() selalu menghasilkan 0
- Membedakan copy dari semua data, termasuk variable dengan current value dan stack
- Membedakan program counter (PC) yang menunjukkan eksekusi berikutnya meskipun awalnya keduanya mempunyai nilai yang sama teta pi setelah itu berbeda.
- Setelah fork, kedua proses tersebut tidak menggunakan variable
- Pid proses child yang baru ke proses parent, hal ini sama dengan memberitahukan proses parent nama dari child-nya
- 0 : menunjukkan proses child
- -1 : 1 jika terjadi error, fork() gagal karena proses baru tidak dapat dibuat.
System Call Wait
System call wait menyebabkan proses menunggu sinyal (menunggu sampai sembarang tipe sinyal diterima dari sembarang proses). Biasanya digunakan oleh proses parent untuk menunggu sinyal dari system operasi ke parent bila child diterminasi. System call wait menghasilkan pid dari proses yang mengirimi sinyal. Untuk melihat dokumentasi wait gunakan perintah man 2 wait.
Syst

em Call Execl
Misalnya kita ingin proses baru mengerjakan sesuatu yang berbeda dari proses parent, sebutlah menjalankan program yang berbeda. Sistem call execl meletakkan program executable baru ke memory dan mengasosiasikannya dengan proses saat itu. Dengan kata lain, mengubah segala sesuatunya sehingga program mulai mengeksekusi dari file yang berbeda
2 MANAJEMEN MEMORY
Linux mengimplementasikan sistem virtual memory demand-paged. Proses mempunyai besar memory virtual yang besar (4 gigabyte). dilakukan transfer page antara disk dan memory fisik. Pada virtual memory
Jika tidak terdapat cukup memory fisik, kernel melakukan swapping beberapa page lama ke disk. Disk drive adalah perangkat mekanik yang membaca dan menulis ke disk yang lebih lambat dibandingkan mengakses memory fisik. Jika memory total page lebih dari memory fisik yang tersedia, kernel lebih banyak melakukan swapping dibandingkan eksekusi kode program, sehingga terjadi thrashing dan mengurangi utilitas.
Jika memory fisik ekstra tidak digunakan, kernel meletakkan kode program sebagai disk buffer cache. Disk buffer menyimpan data disk yang diakses di memory; jika data yang sama dibutuhkan lagi dapat dengan cepat diambil dari cache.
Pertama kali sistem melakukan booting, ROM BIOS membentuk memory test seperti terlihat berikut :
008192 KB OK WAIT......
Kemudian informasi penting ditampilkan selama proses booting pada linux seperti terlihat berikut :
kernel code, 384k reserved, 244k data) ...
Adding Swap: 19464k swap-space
Informasi diatas menampilkan jumlah RAM tersedia setelah kernel di-load ke memory (dalam hal ini 7100K dari 8192K). Jika ingin melihat pesan saat booting kernel yang terlalu cepat dibaca dapat dilihat kembali dengan perintah dmesg.
Setiap Linux dijalankan, perintah free digunakan untuk menampilkan total memory yang tersedia. Atau menggunakan cat /proc/meminfo. Memory fisik dan ruang swap ditampilkan disini. Contoh output pada sistem :
Mem: 7096 5216 1880 2328
Swap: 19464 0 19464
Informasi ditampilkan dalam kilobyte (1024 byte). Memory ”total” adalah jumlah tersedia setelah load kernel. Memory digunakan untuk proses atau disk bufferring sebagai “used”. Memory yang sedang tidak digunakan ditampilkan pada kolom “free”. Memory total sama dengan jumlah kolom ”used” dan ”free”.
Memory diindikasikan “shared” yaitu berapa banyak memory yang digunakan lebih dari satu proses. Program seperti shell mempunyai lebih dari satu proses yang berjalan. Kode executable read-only dan dapat disharing oleh semua proses yang berjalan pada shell. Kolom "buffering"
Perintah free juga menunjukkan dengan jelas bagaimana swap space dilakukan dan berpa banyak swapping yang terjadi. Percobaan berikut untuk mengetahui manajemen memory :
1. Pada saat bootup, dengan satu user log in, dengan perintah free sistem melaporkan berikut :
Terdapat free memory (4.4MB) dan sedikit disk buffer (1.1MB).
2. Situasi berubah setelah menjalankan perintah yang membaca data dari disk
Disk buffer bertambah menjadi 2 MB. Hal ini berakibat pula pada kolom ”used” dan memory ”free” juga berkurang.
Perintah top dan ps -u juga sangat berguna untuk menunjukkan bagaimana penggunaan memory berubah secara dinamis dan bagaimana proses individu menggunakan memory. Contoh tampilannya :
TUGAS PENDAHULUAN :
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini :
1. Apa yang dimaksud dengan system call ?
2. Apa yang dimaksud dengan sistem call fork(), execl() dan wait(). Jawablah dengan menggunakan perintah man (contoh : man 2 fork, man 2 execl dan man 2 wait) ?
3. Apa yang dimaksud sistem virtual memory, proses swapping dan buffer cache pada manajemen memory ?
4. Apa yang dimaksud perintah free dan cat /proc/meminfo ?
5. Apa yang dimaksud perintah ps ?
PERCOBAAN 1 : Melihat proses parent dan proses child
1. Dengan menggunakan editor vi, buatlah file fork1.cpp dan ketikkan program berikut:
2. Gunakan g++ compiler untuk menjalankan program diatas
$ ./fork 1
3. Amati output yang dihasilkan
ANALISA :
PERCOBAAN 2 : Membuat dua proses terus menerus dengan sebuah system call fork()
1. Dengan menggunakan editor vi, buatlah file fork2.cpp dan ketikkan program berikut:
2. Gunakan g++ compiler untuk menjalankan program diatas
$ ./fork2
3. Amati output yang dihasilkan
ANALISA:
PERCOBAAN 3 : Membuat dua proses sebanyak lima kali
1. Dengan menggunakan editor vi, buatlah file fork3.cpp dan ketikkan program berikut:
2. Gunakan g++ compiler untuk menjalankan program diatas
$ ./fork3
3. Amati output yang dihasilkan
ANALISA:
PERCOBAAN 4 : Proses parent menunggu sinyal dari proses child dengan system call wait
1. Dengan menggunakan editor vi, buatlah file fork4.cpp dan ketikkan program berikut:
2. Gunakan g++ compiler untuk menjalankan program diatas
$ ./fork4
3. Amati output yang dihasilkan
ANALISA:
PERCOBAAN 5 : System call fork/exec dan wait mengeksekusi program bernama ls, menggunakan file executable /bin/ls dengan satu parameter –l yang ekuivalen dengan ls –l
1. Dengan menggunakan editor vi, buatlah file fork5.cpp dan ketikkan program berikut:
2. Gunakan g++ compiler untuk menjalankan program diatas
$ ./fork5
3. Amati output yang dihasilkan
ANALISA:
PERCOBAAN 6 : System call fork/exec dan wait mengeksekusi program lain
1. Dengan menggunakan editor vi, buatlah file fork6.cpp dan ketikkan program berikut:
2. Gunakan g++ compiler untuk menjalankan program diatas
$ ./fork6
3. Amati output yang dihasilkan
ANALISA:
PERCOBAAN 7 : Melihat Manajemen Memory
$ dmesg | more
2. Dengan perintah free perhatikan jumlah memory ”free”, ”used”, “share” dan “buffer” .
$ free
3. Dengan perintah dibawah ini apakah hasilnya sama dengan no 2 ?
$ cat /proc/meminfo
4. Gunakan perintah dibawah ini
$ ls –lR /.
5. Perhatikan perubahan manajemen memory
$ free
6. Jalankan sebuah program, misalnya open Office. Perhatikan perubahan manajemen memory
$ free
7. Dengan perintah ps bagaimana penggunaan memory untuk se tiap proses diatas ?
$ ps -uax
ANALISA:
1. Dengan perintah dmseg dan dikombinasikan dengan more agar menampilkan informasinya layar per layar .
2. Perintah free akan menampilkan informasi tentang memori dan swap dalam kilobyte (1 kilobyte)
3. Hasil yang ditampilkan oleh cat /proc/meminfo hampir sama dengan hasil pada free. Hanya saja bedanya cat /proc/meminfo menampilkan lebih banyak informasi daripada free.
4. Ls -lR /. Menampilkan semua direktori dan file yang ada pada sistem informasi. Karena banyaknya file yang ditampilkan, perintah tersebut akan berjalan secara terus menerus tiada henti.
5. Dapat dilihat bahwa memori yang “free” menjadi berkurang dan penggunaan memori shared dan buff/cache bertambah, sedangkan besar swap masih tetap.
7. Penggunaan memori yang paling besar digunakan oleh minesweeper sebanyak 1,8%, sedangkan untuk perintah ls, tidak terlalu banyak.
LATIHAN :
1. Ubahlah program fork5.cpp pada percobaan 5 untuk mengeksekusi perintah yang ekuivalen dengan
ls –al /etc.
Dapat menggunakan ls -al /etc yang akan disisipkan di execl ("/bin/ls","ls", "-al", "/etc", NULL) untuk menampilkan direktori dan file yang ada di ls.
cat fork2
Dapat menggunakan ls -al /etc yang akan disisipkan di execl ("/bin/cat","cat", "fork2.cpp", NULL) untuk menampilkan isi file fork2.cpp.
./fork2
Dapat menggunakan ls -al /etc yang akan disisipkan di execl ("./fork2", "fork2", NULL) untuk menjalankan program fork5 dan fork2 yang telah disisipkan.
2. Informasi apa saja mengenai manajemen memory yang ditampilkan pada perintah dmesg pada percobaan Anda ?3. Bagaimana informasi yang ditampilkan dengan perintah free pada percobaan Anda?
- Total : Menampilkan total memori yang ada pada komputer.
- Used : Menampilkan total memori yang sedang digunakan.
- Rumus penghitungannya adalah Total – (Free + Buffers + Cache)
- Free : Menampilkan total memori yang tidak digunakan.
- Shared : Menampilkan total memori yang digunakan oleh tmpfs (memiliki nama
4. Apa isi file /proc/meminfo pada percobaan yang Anda lakukan ?
shmem pada /proc/meminfo).- Buff/cache : Menampilkan total memori yang digunakan oleh buffers, page cache, dan slabs.
5. Berapa besar memory yang digunakan setelah percobaan 7 dengan perintah ps – uax?
Dengan menghitung besar memori yang digunakan secara keseluruhan didapatkan hasil 5,9%-20% memori terpakai.
6. Lakukan hal yang sama dengan percobaan 7 untuk melihat perubahan memory setelah dilakukan beberapa proses pada shell. Tentukan perintah yang dilakukan misalnya membuka browser dan perhatikan hal hal berikut :
Informasi apa saja yang ditampilkan dengan perintah free ?
Yang ditampilkan pada free adalah total memi, memori yang digunakan, memori yang dibagikan, buffer/cavhe memory, dan memori tersedia. Perintah free juga menunjukkan dengan jelas bagaimana swap space dilakukan dan berpa banyak swapping yang terjadi.
Informasi apa saja yang disimpan file /proc/meminfo ?
Berapa besar kapasitas memory total ?
Berapa kapasitas memory yang sudah terpakai ?
Berapa kapasitas memory yang belum terpakai ?
Berapa kapasitas memory yang digunakan sharing beberapa proses ?
Berapa kapasitas buffer cache ?
System calls adalah cara terprogram di mana program komputer meminta layanan dari kernel sistem operasi tempat dijalankannya. System calls menyediakan antarmuka antara proses dan sistem operasi
Linux mengimplementasikan sistem virtual memory demand-paged
Jika memory total page lebih dari memory fisik yang tersedia, kernel lebih banyak melakukan swapping dibandingkan eksekusi kode program, sehingga terjadi thrashing dan mengurangi utilitas.
kita dapat menggunakan getpid() untuk mendapatkan nila PID sebuah program.

























Comments
Post a Comment